JURUSAN SENI PERTUNJUKAN ISBI ACEH GELAR WORKSHOP SENI PERTUNJUKAN DI PIDIE
Jurusan Seni Pertunjukan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh yang terdiri dari 3 (tiga) Program Studi yaitu Prodi Seni Teater, Prodi Seni Tari dan Prodi Seni Karawitan menggelar Seminar dan Workshop Seni Pertunjukan dengan tema “ Konservasi Kearifan Lokal Melalui Seni Pertunjukan” yang berlangsung di Gedung Pidie Convention Center. Kamis 13/10/2022.
Arismunandar selaku ketua panitia mengatakan kegiatan ini diikuti oleh pelajar, guru kesenian dan komunitas/sanggar yang ada di Pidie dan Pidie Jaya, dengan jumlah yang hadir 180 peserta. Turut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie Yusmadi,M.Pd, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Pidie-Pidie Jaya Razali,M.Pd, Kabid Budaya P&K Pidie Mahdiana, S.Pd, ketua Jurusan Seni Pertunjukan ISBI Aceh, Kabid Budaya Dinas P&K Pidie, Pengurus MAA, DKA, PGRI wilayah Pidie. Pungkas Aris dalam sambutannya.
Ketua Jurusan Seni Pertunjukan ISBI Aceh, Erlinda, S.Pd.,M.Sn dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pidie dan Cabdin Pendidikan Aceh wilayah Pidie-Pidie Jaya yang telah menerima kedatangan ISBI Aceh di Pidie, sehingga dengan kegiatan ini dapat menambah wawasan terhadap seni pertunjukan yang berbasis kearifan lokal.
Erlinda juga mengatakan ISBI Aceh sangat siap menerima dan terbuka untuk pelajar-pelajar Pidie&Pidie Jaya yang akan melanjutkan Pendidikannya ke jenjang perkuliahan untuk menambah ilmu bidang seni dan budaya di ISBI Aceh yang bertempat di Kota Jantho, dan menyampaikan rasa bangga melihat antusias peserta yang hadir dalam kegiatan ini.
Yusmadi, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie dalam arahannya mengatakan di era digitalisasi sekarang ini, pelestarian terhadap seni pertunjukan harus tetap berlangsung apalagi terhadap seni budaya yang berbasis kearifan lokal. Kabupaten Pidie adalah salah satu daerah yang sangat konsisten dalam melestarikan, banyak seni pertunjukan yang ada di Pidie di antaranya seni pertunjukan seudati, geurimpheng,hikayat PMTOH bahkan baru-baru ini Pemerintah Pidie salah satu makanan khas Pidie “APAM” ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional. Ujar Yusmadi.
Terima kasih kepada ISBI Aceh yang telah memilih Pidie untuk kegiatan ini, kami akan mendukung dan berkolaborasi terhadap kegiatan-kegiatan seni budaya Aceh, sehingga generasi Aceh kedepan terus dapat melestarikan budaya indatu, seperti kata hadih maja Aceh “Meunyo ken ie leuhob, meunyoe ken droe gob” kalau bukan kita siapa lagi yang peduli dan melestarikan budaya kita sendiri. Ungkap Yusmadi di akhir sambutannya.
