Sampaikan Tanda Hari Kiamat yang saat Ini Sedang Terjadi, Gus Baha Sampai Menitikan Air Mata
BansigomDonya – Tidak ada salah satu manusia hidup kekal di dunia ini. Ada masanya pasti semua akan berpulang kepada Allah SWT.
Para ulama, guru-guru besar dan pemuka agama sudah sering mengingatkan tentang adanya hari kiamat ini. Akan tetapi tidak satupun makhluk Allah yang mengetahui kapan hari Kimat ini tiba.
Namun Allah SWT sudah memberi tahu tanda-tanda kepada kita semua akan terjadinya hari kiamat.
Hari kiamat tidak bisa kita pungkiri pasti akan terjadi. Akan tiba waktunya perbuatan-perbuatan yang kita lakukan di dunia ini dipertanggungjawabkan.
Sebelum kiamat ini benar-benar terjadi hendaknya kita sebagai umat muslim harus berbenah diri untuk menemui Allah nantinya.
Dengan cara memperbaiki ibadah kita, lebih taat kepada Allah SWT dan melakukan hal-hal kebaikan.
Jika kita tidak membawa bekal ini nanti niscaya kita akan pasti dikirim Allah ke tempat yang paling buruk yakni neraka.
Ulama kondang, Gus Baha sampai menangis saat memberitahukan tentang tanda-tanda hari kiamat yang telah terjadi. Ini seperti yang dirilis RBTVCAMKOHA.COM, dikutip dari laman BondowosoNetwork dari unggahan video kanal youtube Purwakarta News.
Banyak orang yang telah mengalami atau merasakan tanda-tanda ini, namun orang zaman sekarang kurang peka akan hal ini.
Ada suatu tanda kiamat yang akan tiba malah justru menjadi hal yang biasa di mata orang-orang saat ini.
Tanda yang dimaksud oleh Gus Baha ialah adanya perbuatan zina atau hubungan suami istri yang dilakukan oleh orang yang belum menikah.
Tanda perzinahan yang marak saat ini terjadi ada di dalam sebuah hadits. Isi dalam hadits ini adalah, “Jika ilmu sudah hilang, kemaksiatan sudah tidak ada, ilmu itu pasti hilang oleh etika.”
“Etika itu mengakibatkan terjadinya kebobrokan agama,” ujar Gus Baha.
saat menjelaskan tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi. Gus Baha sampai meneteskan air matanya.
Lalu ia membacakan salah satu ayat yang ada di Al-Quran yakni: “innalladzina amanu wa amilu sholihah.”
Dalam Alquran juga sudah dijelaskan bahwa, umat manusia hendaknya menabung amal-amal yang baik dan juga meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT untuk bekal kita di akhirat nanti setelah kiamat.
Namun perbuatan zina saat ini sudah merajalela, manusia tidak takut akan dosa yang nantinya akan dipertanggungjawabkan.
Zina seolah menjadi hal yang biasa saja pada era sekaran. Padahal perbuatan ini adalah satu tanda-tanda kiamat yang sudah semakin dekat.
Hendaknya kita sebagai umat muslim melakukan dan memperbanyak ibadah kepada Allah, dan melakukan hal kebaikan sebagai bekal di akhirat.
Kita sebagai umat muslim, harus bisa membentengi diri dengan keimanan yang kuat, karena pada zaman sekarang keburukan banyak yang berkedok kebaikan.
Hari kiamat adalah suatu hari dimana Allah menghancurkan bumi dan seisinya, yang menandakan bahwa kehidupan bumi sudah berakhir.
Disaat hari kiamat atau akhir zaman ini, seluruh manusia yang sudah meninggal dan berada di alam barzah, akan dibangkitkan semua dan dilakukan pertanggung jawaban amal.
Setelah perhitungan amal di padang mahsyar inilah, kemudian akan diketahui mana manusia yang akan masuk surga dan siapa yang akan masuk neraka.
Adapun malaikat yang bertugas sebagai peniup terompet sangkakala adalah malaikat Israfil, dimana setelah ditiupnya terompet Sangkakala itu maka bumi seisinya akan hancur.
Dan yang menjadi pertanyaan sekarang, kenapa Allah SWT menghancurkan bumi seisinya pada saat kiamat nanti hanya dengan suara (terompet Sangkakala) saja?
Adapun jawabannya, ternyata hal ini diulas oleh Gus Baha dikutip dari akun YouTube Taman Pelajar. Berkaitan dengan kenapa Allah menghancurkan bumi disaat hari kiamat, didapat dari hasil mengajinya beliau pada kitab Syarahnya Ihya’, yaitu Kitab Ithaf.
Menurut Gus Baha, Kitab tersebut sangat bagus. Sisi bagusnya kitab tersebut terdapat logika-logika ulasan yang sangat menarik. Salah satunya mengenai hancurnya bumi dengan suara.
Kenapa untuk menghancurkan langit bumi hanya butuh suara? yaitu suara yang dahsyat, atau Sur (Sangkakala) itu Israfil meniup terompet, terus dunia ini hancur.
Teori yang ada dalam kitab tersebut, pengarang kitab pernah membuat simulasi dengan cara gedung ditutup dengan menggunakan kaca.
Di dalam gedung itu kemudian diputar musik dengan suara kencang, maka kacanya tersebut ternyata bisa pecah jika tertutup.
Jika ini kemudian dikaitkan dengan mengapa Allah memakai suara ketika memulai kiamat? karena misal bom itu padat, kalau padat yang tidak terjangkau ya, tidak terjangkau.
Tapi kalau suara itukan bisa menjangkau, bahkan ruang sekecil apapun itu pasti akan bisa dijangkau oleh suara. “Makanya jika bom itu kan padat, jadi yang tertutup kan tidak bisa dijangkau olehnya,” kata Gus Baha.
Jadi, kekuatan suara ini sangat luar biasa. Makanya malaikat Israfil untuk merusak bumi pada saat kiamat hanya butuh yang namanya suara.
Sebab itu alat yang digunakan oleh malaikat Israfil untuk mendapatkan suara yang luar biasa itu dengan memakai terompet Sangkakala.
Dan dari sini ada ulama yang berfikir hal semacam itu, yaitu menganalisis kenapa Allah menghancurkan dunia saat peristiwa kiamat lewat suara.
Sebab suara termasuk yang paling efektif di dalam kemampuannya untuk merusak yang namanya dunia ini.
Karena itu tadi, sistem di dunia ini sudah didesain tidak kuat. Menerima suara yang peka (kuat), jadi sudah didesain seperti itu.
Fisiknya dunia itu sudah didesain Tuhan tidak siap jika menerima suara seperti itu (suara terompet Sangkakala).
Dan inilah rahasianya kenapa Israfil diperintah oleh Allah cukup pakai terompet Sangkakala saja disaat menghancurkan bumi seisinya. (tim)
NASIONAL, RBTVCAMKOHA.COM
