Segini Harta Cekmad 10 Tahun Berkuasa di Daerah Termiskin Aceh
Aceh – Dari enam daerah di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Utara menempati posisi teratas sebagai daerah termiskin di bumi Serambi Mekah tersebut.
Dikutip dari channel YouTube Lensa Dunia, Aceh adalah salah satu provinsi di Sumatera yang terkenal dengan kekayaan alamnya.
Namun siapa sangka, angka kemiskinan di daerah itu cukup tinggi.
Baca Juga: Punya Kekayaan Alam Melimpah, 6 Daerah Ini Justru Termiskin di Aceh, Kok Bisa?
Ironinya lagi, berdasarkan data BPS pada 2021 silam, Aceh menempati urutan pertama sebagai provinsi termiskin di Pulau Sumatera.
Nah dari beberapa kabupaten yang ada, ternyata Aceh Utara berada diurutan pertama daerah termiskin di provinsi tersebut.
Menurut data yang ada, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Aceh Utara diperkirakan mencapai 109.49.000 jiwa di tahun 2021.
Sebagai wilayah penghasil migas di Aceh, tentu ini menjadi sebuah prestasi terburuk sepanjang sejarah dunia.
Karena Aceh Utara berada di peringkat pertama wilayah termiskin di Aceh.
Lantas siapakah Bupati yang sempat menjabat disana?
Data yang dihimpun menyebutkan, Cek Mad pernah menjabat sebagai Bupati Aceh Utara 2 periode, yakni 2012—2017 dan 2017—2022.
Lantas seperti apa nilai harta kekayaan Muhammad Thaib?
Dikutip dari laporan LHKPN KPK periode 2020, Muhammad Thaib alias Cek Mad memiliki 4 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Aceh Utara, dan Aceh Besar senilai Rp 638.000.000.
Kemudian, 1 aset kendaraan mobil Nissan Jeep tahun 1980 dengan perkiraan senilai Rp 20.000.000.
Lalu harta bergerak lainnya Rp 432.000.000. Kemudian kas dan setara kas Rp 4.370.261.701. Selain itu utang Rp 69.786.267.
Dengan demikian pada periode itu nilai harta kekayaan Muhammad Thaib alias Cek Mad senilai Rp 5.390.475.434.
Namun angka itu menyusut di periode laporan LHKPN KPK 2021.
Dalam laporannya itu, aset Muhammad Thaib alias Cek Mad tak ada yang berubah.
Ia memiliki 4 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Aceh Utara serta Aceh Besar dengan nilai Rp 638.000.000.
Rinciannya yakni:
1. Tanah seluas 660 m2 di Aceh Utara, warisan Rp 64.000.000.
2. Tanah dan bangunan seluas 273 m2/71 m2 di Aceh Utara, hasil sendiri Rp 180.000.000m
3. Tanah dan bangunan seluas 100 m2/36 m2 Aceh Besar hasil sendiri Rp 150.000.000.
4. Tanah seluas 752 m2 di Aceh Utara, hasil sendiri Rp 244.000.000.
Lalu 1 mobil Nissan Jeep Tahun 1980, hasil sendiri Rp 20.000.000.
Kemudian harta bergerak lainnya Rp 432.000.000.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, nilai kas dan setara kas Muhammad Thaib menyusut jadi Rp 2.051.119.042.
Selain itu, ia juga tercatat memiliki utang senilai Rp 69.786.267.
Dengan demikian, total harta kekayaannya senilai Rp 3.071.332.775. (*)
HARIANHALUAN.COM
