Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
BansigomDonya.my.id – Aceh kembali menjadi sorotan. Terbaru daerah yang pernah berjuang lepas dari Indonesia ini disebut menyimpan cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang sangat besar di wilayah kerja Andaman, dan bahkan disebut terbesar di dunia. Bila ini terbukti maka Aceh akan menjadi rebutan perusahan-perusahaan raksasa asing.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan besarnya potensi cadangan migas di Aceh saat ini cukup menjanjikan. Hal itu terbukti dari beberapa perusahaan migas kelas kakap dunia yang mulai berlomba mencari cadangan di wilayah kerja Andaman, meliputi Andaman I, II, dan III.
Temuan cadangan migas oleh Premier Oil di Blok Andaman II melalui pengeboran sumur eksplorasi Timpan-1 telah mendapat perhatian investor asing. Semua mata pun mulai tertuju pada potensi migas di perairan utara Aceh tersebut.
SinarPost.com
Home Ekonomi
Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
by Redaksi 26 Juli 2022
Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
SinarPost.com – Aceh kembali menjadi sorotan. Terbaru daerah yang pernah berjuang lepas dari Indonesia ini disebut menyimpan cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang sangat besar di wilayah kerja Andaman, dan bahkan disebut terbesar di dunia. Bila ini terbukti maka Aceh akan menjadi rebutan perusahan-perusahaan raksasa asing.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan besarnya potensi cadangan migas di Aceh saat ini cukup menjanjikan. Hal itu terbukti dari beberapa perusahaan migas kelas kakap dunia yang mulai berlomba mencari cadangan di wilayah kerja Andaman, meliputi Andaman I, II, dan III.
BERITATERKAIT
YARA Somasi Menteri ESDM, SKK Migas dan Pertamina
Gubernur Aceh Harapkan Perta Arun Gas Sejahterakan Masyarakat
YARA Somasi Kepala SKK Migas dan Dirut Pertamina Terkait Sumur Minyak di Ranto Peurelak
Kembangkan PT Arun, PT PEMA Teken MoU dengan ODIN Reservoir Consultan
Temuan cadangan migas oleh Premier Oil di Blok Andaman II melalui pengeboran sumur eksplorasi Timpan-1 telah mendapat perhatian investor asing. Semua mata pun mulai tertuju pada potensi migas di perairan utara Aceh tersebut.
“Ini menjadi opening player, menjadi pembuka sehingga investor internasional melihat di utaranya ada potensi besar,” kata Dwi dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Senin (25/7/2022).
Dwi berharap Blok Andaman II menjadi temuan besar ke depannya, terutama setelah struktur yang lainnya juga ditemukan. Ia juga berharap Andaman I dan Andaman III juga memiliki potensi yang sama seperti Andaman II.
Menurut dia, untuk menuju ke tahap rencana pengembangan atau Plan of Development (POD), setidaknya Premier Oil perlu melakukan pengeboran dua sumur lagi di Blok Andaman II. Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan raksasa migas dunia yang sempat hengkang akan datang lagi ke Indonesia. Salah satunya didorong adanya potensi temuan potensi migas di Blok Andaman II.
SinarPost.com
Home Ekonomi
Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
by Redaksi 26 Juli 2022
Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
SinarPost.com – Aceh kembali menjadi sorotan. Terbaru daerah yang pernah berjuang lepas dari Indonesia ini disebut menyimpan cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang sangat besar di wilayah kerja Andaman, dan bahkan disebut terbesar di dunia. Bila ini terbukti maka Aceh akan menjadi rebutan perusahan-perusahaan raksasa asing.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan besarnya potensi cadangan migas di Aceh saat ini cukup menjanjikan. Hal itu terbukti dari beberapa perusahaan migas kelas kakap dunia yang mulai berlomba mencari cadangan di wilayah kerja Andaman, meliputi Andaman I, II, dan III.
BERITATERKAIT
YARA Somasi Menteri ESDM, SKK Migas dan Pertamina
Gubernur Aceh Harapkan Perta Arun Gas Sejahterakan Masyarakat
YARA Somasi Kepala SKK Migas dan Dirut Pertamina Terkait Sumur Minyak di Ranto Peurelak
Kembangkan PT Arun, PT PEMA Teken MoU dengan ODIN Reservoir Consultan
Temuan cadangan migas oleh Premier Oil di Blok Andaman II melalui pengeboran sumur eksplorasi Timpan-1 telah mendapat perhatian investor asing. Semua mata pun mulai tertuju pada potensi migas di perairan utara Aceh tersebut.
“Ini menjadi opening player, menjadi pembuka sehingga investor internasional melihat di utaranya ada potensi besar,” kata Dwi dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Senin (25/7/2022).
Dwi berharap Blok Andaman II menjadi temuan besar ke depannya, terutama setelah struktur yang lainnya juga ditemukan. Ia juga berharap Andaman I dan Andaman III juga memiliki potensi yang sama seperti Andaman II.
Menurut dia, untuk menuju ke tahap rencana pengembangan atau Plan of Development (POD), setidaknya Premier Oil perlu melakukan pengeboran dua sumur lagi di Blok Andaman II. Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan raksasa migas dunia yang sempat hengkang akan datang lagi ke Indonesia. Salah satunya didorong adanya potensi temuan potensi migas di Blok Andaman II.
Sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan potensi minyak dan gas bumi (migas) di perairan Aceh menjanjikan seiring adanya penemuan cadangan terutama di Wilayah Kerja (WK) Andaman. Blok Andaman kemungkinan bisa masuk dalam area giant discovery yang berpotensi menjadi temuan cadangan migas terbesar di dunia.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengungkapkan Blok Andaman terdiri atas tiga wilayah kerja, yaitu Andaman I, yang dikelola Mubadala Petroleum RSC Ltd, Andaman II oleh Premier Oil Andaman Ltd. “Andaman III oleh Repsol Andaman BV dengan potensi masing-masing diperkirakan rata-rata 6 triliun kaki kubik (TCF),” kata Tutuka dalam pernyataan tertulis, Minggu (24/7/2022).
SinarPost.com
Home Ekonomi
Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
by Redaksi 26 Juli 2022
Aceh Simpan Migas Terbesar di Dunia, Bakal Jadi Rebutan Asing
SinarPost.com – Aceh kembali menjadi sorotan. Terbaru daerah yang pernah berjuang lepas dari Indonesia ini disebut menyimpan cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang sangat besar di wilayah kerja Andaman, dan bahkan disebut terbesar di dunia. Bila ini terbukti maka Aceh akan menjadi rebutan perusahan-perusahaan raksasa asing.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan besarnya potensi cadangan migas di Aceh saat ini cukup menjanjikan. Hal itu terbukti dari beberapa perusahaan migas kelas kakap dunia yang mulai berlomba mencari cadangan di wilayah kerja Andaman, meliputi Andaman I, II, dan III.
BERITATERKAIT
YARA Somasi Menteri ESDM, SKK Migas dan Pertamina
Gubernur Aceh Harapkan Perta Arun Gas Sejahterakan Masyarakat
YARA Somasi Kepala SKK Migas dan Dirut Pertamina Terkait Sumur Minyak di Ranto Peurelak
Kembangkan PT Arun, PT PEMA Teken MoU dengan ODIN Reservoir Consultan
Temuan cadangan migas oleh Premier Oil di Blok Andaman II melalui pengeboran sumur eksplorasi Timpan-1 telah mendapat perhatian investor asing. Semua mata pun mulai tertuju pada potensi migas di perairan utara Aceh tersebut.
“Ini menjadi opening player, menjadi pembuka sehingga investor internasional melihat di utaranya ada potensi besar,” kata Dwi dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Senin (25/7/2022).
Dwi berharap Blok Andaman II menjadi temuan besar ke depannya, terutama setelah struktur yang lainnya juga ditemukan. Ia juga berharap Andaman I dan Andaman III juga memiliki potensi yang sama seperti Andaman II.
Menurut dia, untuk menuju ke tahap rencana pengembangan atau Plan of Development (POD), setidaknya Premier Oil perlu melakukan pengeboran dua sumur lagi di Blok Andaman II. Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan raksasa migas dunia yang sempat hengkang akan datang lagi ke Indonesia. Salah satunya didorong adanya potensi temuan potensi migas di Blok Andaman II.
Sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan potensi minyak dan gas bumi (migas) di perairan Aceh menjanjikan seiring adanya penemuan cadangan terutama di Wilayah Kerja (WK) Andaman. Blok Andaman kemungkinan bisa masuk dalam area giant discovery yang berpotensi menjadi temuan cadangan migas terbesar di dunia.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengungkapkan Blok Andaman terdiri atas tiga wilayah kerja, yaitu Andaman I, yang dikelola Mubadala Petroleum RSC Ltd, Andaman II oleh Premier Oil Andaman Ltd. “Andaman III oleh Repsol Andaman BV dengan potensi masing-masing diperkirakan rata-rata 6 triliun kaki kubik (TCF),” kata Tutuka dalam pernyataan tertulis, Minggu (24/7/2022).
Tutuka menyampaikan bahwa sedang menunggu hasil analisis temuan itu yang kemungkinan bisa jadi temuan terbesar di dunia. Adapun pengeboran yang dilakukan Premier Oil telah berhasil menemukan cadangan gas di Sumur Timpan, Blok Andaman II. Pengeboran yang dilakukan di Andaman III juga mendapatkan hasil menggembirakan. “Sekarang masih proses pengeboran ke (sumur) Rencong. Kita tunggu tahun ini,” ujar Tutuka.
Tak hanya Blok Andaman I, II dan III, potensi migas di Aceh juga diharapkan dari Blok Offshore North West Aceh (Meulaboh) dan Blok Offshore South West Aceh (Singkil) yang ditawarkan melalui penawaran langsung (joint study). Akses bid document kedua WK itu mulai pada 20 Juli 2022 sampai dengan 2 September 2022, sedangkan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 6 September 2022. “Singkil cukup besar, Meulaboh cukup besar. Jadi discovery-nya masih cukup besar,” papar Tutuka.
Meski potensi migas di Singkil dan Meulaboh diperkirakan cukup besar, namun ada tantangan yang harus dihadapi yaitu kondisi geologi yang kompleks. Wilayah kerja migas lainnya yang terletak di Aceh adalah Blok Arakundo. Blok itu ditawarkan melalui mekanisme lelang reguler.
Akses bid document Arakundo terhitung mulai 20 Juli 2022 hingga 15 November 2022 dengan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 17 November 2022.
[Sumber : Sindonews.com]
