ASNLF Sebar Siaran Pers, Kecam Pembajakan Foto Tokoh Aceh Merdeka
BansigomDonya – Bak letupan besar, tampak beredar dan tersebar luas di berbagai media sosial, dari banyak grup whatsap, facebook hingga youtube. Disampaikan Asnawi Ali Juru bicara ASNLF.
ASNLF mengecam keras perbuatan memajang foto dua tokoh penting Aceh Merdeka almarhum Teungku Hasan Tiro dan almarhum Teungku Abdullah Syafie pada acara pelantikan pengurus baru Partai Gerindra di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (20/12) malam lalu.
Pemajangan foto kedua tokoh tersebut dianggap untuk kepentingan politik pragmatis dan melegitimasi kepentingan perpanjangan kolonial Indonesia di Aceh dan sangat mempermalukan bangsa Aceh, tulis ASNLF dalam siaran persnya pada Jum’at 23/12/2022.
Siar ASNLF, mempersandingkan kedua foto Almarhum dengan partai kolonial Indonesia yang dipimpin oleh algojo pemberi perintah untuk membunuh rakyat Aceh saat konflik bersenjata di masa lalu, itu perbuatan sangatlah keterlaluan.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kedua tokoh pergerakan Atjèh Meurdéhka (Alm) Tgk. Hasan Tiro dan (Alm) Tgk. Abdullah Syafie adalah milik bangsa Aceh dan tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan kolonial Indonesia, siar ASNLF.
Asnawi Ali dalam siaran pers ASNLF menyatakan, Patut dikecam apapun upaya mengecoh opini atau memutar balik sejarah. Setelah diamati dari berbagai sisi, Acheh-Sumatra National Liberation Front(ASNLF) berpandangan bahwa apapun dalih yang digunakan oleh “sipenjual” kedua foto almarhum tokoh Aceh Merdeka tersebut sangat tidak bisa diterima dengan akal sehat.
Bahkan, secara tidak langsung menjadi sebuah penghinaan dan penipuan sejarah (deception of history). historis ini perlu dikoreksi agar tidak dijadikan alibi oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan politik di Aceh, terutama menjelang pemilu kolonial Indonesia yang biasanya “menjual” jargon-jargon yang mengatasnamakan perjuangan Aceh.
Selanjutnya ASNLF menyampaikan apresiasi kepada siapa saja yang masih menghormati kedua tokoh Aceh Merdeka tersebut, meskipun cita-cita beliau belum terwujud. Ideologi perjuangan yang beliau sampaikan kepada kita masih terpahat dalam hati. Semoga perjuangan almarhum terus kita lanjutkan. Tutup Asnawi Ali lewat siaran pers ASNLF.
